beranda Ujian dan cobaan dalam kehidupan akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih kuat 2000+ Kata Kata Bijak Kehidupan dan Cinta | herlinayusiva.com

Ujian dan cobaan dalam kehidupan akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih kuat

Ujian dan cobaan dalam kehidupan akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih kuat

Dalam mengarungi samudera kehidupan, kita banyak menghadapi berbagai ujian dan cobaan yang silih berganti mewarnai kehidupan kita, bahkan belum selesai masalah yang satu muncul lagi masalah yang lain begitu seterusnya, baik cobaan biologis maupun ekonomi dimana semua itu merupakan seni kehidupan insan manusia. Sesungguhnya kehidupan dunia ini adalah negeri ujian, dimana setiap insan tidak dapat lari dari ujian, adakalahnya berupa eksternal yaitu langsung yang menimpa diri kita sendiri, namun adakalanya juga berupa internal yaitu menimpah keluarga kita. 

Sebenarnya, siapapun tidak menginginkan terjadinya ujian dalam kehidupan kita, namun pada kenyataannya tidak ada yang bisa menghindarinya, sehingga sering membuat terpeleset berburuk sangka kepada Allah SWT dan menganggap Allah SWT kejam. Padahal, ujian yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya, setaraf pada hamba-Nya sesuai dengan kesanggupan masing-masing, sebagaimana firman Allah SWT "Allah tidak memberikan kesulitan kepada seseorang hamba melainkan sesuai dengan kesanggupannya". [Al-Baqarah/2: 286].

Ujian yang hebat, hanya untuk orang yang hebat pula, semua nabi, sahabat-sahabat nabi, dan ulama-ulama mereka mendapatkan ujian yang hebat, nabi Ibrahim dibakar, nabi Ayyub yang dimusnahkan seluruh harta kekayaannya dan keturunannya serta terserang penyakit menular yang sangat menjijikan sehingga tak seorangpun kaumnya yang mau mendekat kepadanya. Begitu juga para keluarga sahabat nabi dibunuh. Apabila dibandingkan dengan kita selaku orang awam, jauh lebih hebat ujian mereka daripada kita kerana mereka memiliki iman yang kuat dibandingkan dengan kita manusia biasa yang memiliki iman hanya setebal kulit bawang. 

Percayalah bahwa habis gelap terbitlah terang, Allah SWT menyembinyikan matahari, lalu menghadirkan petir dan hujan mambuat kita bersedih padahal sesungguhnya sesudah itu Allah SWT ganti dengan pelangi yang indah. Besarnya ujian, sesungguhnya berbanding lurus dengan keimanan seseorang, setiap orang mempunyai ujian yang berbeda sesuai kapasitasnya,. Terlepas dari setinggi mana keimanan kita dan sehebat apa ujian yang sesuai dengan kita. di sini perlu kita sikapi, bahwa setiap ujian yang Allah SWT bebankan kepada kita sesungguhnya memiliki berjuta-juta hikmah, antara lain ada tiga mutiara dibalik ujian dan cobaan hidup sebagai berikut :

 Ujian adalah hadiah dari Allah SWT

Suatu ujian dari Allah SWT, sesungguhnya bukan berarti bahwa Allah SWT bermaksud menganiaya hamba-Nya. Tetapi sebaliknya, ujian merupakan kasih saying Allah SWT kepada hamba-Nya karena dengan ujian tersebut ia akan dapat mengetahui manisnya iman, dzikir, dan taqarrub bilah. Disini tergambarkan, bahwa ujian merupakan rahmat dari Allah SWT kepada hamba yang disayangi-Nya.

Artinya:

"Dan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman?. {al-Anbiya'/21: 30}

Cobaan adalah sarana menggapai pahala bagi orang yang sabar, apabila seorang hamba bersabar, maka Allah SWT akan memberikan kepadanya pahala atau dihapus-kan sebagian dari dosa dan diangkat derajatnya, hingga ujian itu menjadi satu nikmat baginya, sebagaimana hadist Rasullullah SAW. "Tidak ada seorang Muslim yang ditimpa gangguan semacam tusukan duri atau lebih berat daripadanya melainkan dengan ujian itu dihapuskan Allah SWT perbuatan buruknya serta digugurkan dosa-dosanya sebagaimana pohon kayu yang menggugurkan daun-daunnya". (HR. Al-Bukhari). Sakit adalah pembersih dosa apabila kita bersabar. Semakin besar ujian seseorang maka semakin besar pula pahala yang diperolehnya manakala ia berhasil menyikapi ujian tersebut.

 Ujian meningkatkan keimanan

Terkadang, seorang hamba hanya mengingat Allah SWT saat menghadapi ujian, yang dapat menyadarkannya bahwa ia adalah makhluk yang lemah, tidak berdaya, dan membutuhkan pertolongan Allah SWT.

"Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya. Dan Sesungguhnya Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah rata lagi tandus". {al-Kahf/18: 7}

Dengan ujian tersebut, membuatnya semakin bertakwa yaitu menjaga diri dari segala perbuatan yang menyimpan dari syariah Allah SWT dan menjauhi semua perbuatan yang dimurkai oleh Allah SWT. Dengan kata lain, cobaanmerupakan peluit peringatan bagi yang lupa, dimana Allah SWT ingin mengingatkan kita kepada-Nya, ingin melihat rintihan kita sehingga kita mau meminta atau merayu kepada-Nya. Seperti gempa bumi, gunung meletus, dan lain-lain, untuk membangkitkan kesadaran dan kedekatan seseorang hamba kepada-Nya. 

Sejatinya, seorang Muslim yang baik akan menjadikan ujian sebagai muhasabah diri sebagai momentum lebih mendekatkan diri kepada-Nya untuk lebih baik pada hari yang mendatang. Logikanya, ibarat ujian di sekolah untuk naik kelas demikian juga halnya ujian Allah SWT yang diberikan kepada hamba-Nya, maka apabila lulus dengan ujian tersebut maka Allah SWT akan mengangkat derajatnya.

 Ujian membuat kita semakin kuat

Apabila kita ditimpa suatu kesulitan, maka itu adalah merupakan suatu pertanda bahwa Allah SWT ingin menjadikan seorang yang kuat. Seseorang tidak akan merasa kemanisan sesuatu apabila tidak melalui sebuah kesulitan, dan sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan, setiap ujian mengandung permata yang berharga bagi orang-orang yang bersabar. Faktanya banyak orang sukses yang mengaku bahwa menemukan keberhasilannya melalui dari semua tantangan dan kerasnya bumbu-bumbu kehidupan yang sudah ia dihadapi.

...

Artinya;

"...mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah SWT menjadikan padanya kebaikan yang banyak'. {QS. An-Nisa'/4:19}

Tanpa tekanan, semua berjalan dengan mudah terkadang terasa membosankan. Untuk itu, dalam kehidupan kita selalu naik-turun, dan menang-kalah, terkadang dari kegagalan itulah kita banyak mendapatkan pelajaran dari sebuah kesuksesan, maka para penyair sering mengatakan pengalaman adalah guru yang paling berharga. Bukankah dari sebuah permasalahan yang memaksa kita untuk banyak belajar guna menuntaskan persoalan tersebut tanpa ada persoalan terkadang membuat kita malas-malasan, lewat masalah membuat kita berfikir dan sementara ujian dan cobaan membuat mental kita semakin kuat.

Kita tidak akan bisa lari suatu ujian dan cobaan, karena ujian dan cobaan akan selalu mengikuti kita, dimana pun kita berada dan kapan waktunya kita tidak tahu yang pasti ia akan mendatangi kita tanpa diundang. Kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapinya seperti menghadapi ujian semesteran di sekolah apabila kita mempersiapkan diri sebaik-baiknya maka umumnya akan mendapatkan hasil yang baik pula. Seandainya, kita mempersiapkan diri diawal terlebih dahulu sebelum terjadi niscaya kita akan dapat menerima kenyataan dan tenang dalam menghadapi berbagai cobaan serta masalah hidup. Kebanyakan orang menderita bukan karena kenyataan yang terjadi tetapi karena tidak bisa menerima kenyataan tersebut. Ujian dan cobaan dalam kehidupan akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih kuat. Seperti kesabaran kelas tinggi adalah merupakan keterampilan yang berdiri dibawah tekanan-demi tekanan.

Ujian dan cobaan itu tidak hanya berupa kesusahan, kesulitan, dan penderitaan saja, tetapi dapat juga berbentuk kesenangan, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah al-Anbiya' ayat 35 "...Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan...". Ujian dengan nikmat harta kekayaan atau berbagai kesenangan, pada hakikatnya lebih berat daripada ujian dengan bencana, siksaan, dan lain-lain sebagaimana yang dikhawatirkan Rasulullah SWT dalam satu riwayata bersabda "Demi Allah, bukanlah kakafiran atau kemiskinan yang aku kuatirkan atas kalian, akan tetapi justru aku khawatirkan (apabila) kemewahan dunia yang kalian dapatkan sebagaimana telah di berikan kapada orang-orang sebelum kalian, lalu kalian bergelimang dalam kemewahan itu sehingga binasa, sebagaimana mereka bergelimang dan binasa pula".

Dalam perjalanan dunia dari waktu ke waktu, semakin buruk, dan kacau tidak karuan, dimana manusia semakin berutal disebabkan tidak meperdulikan aturan agama sehingga rusaknya moral. Orang adil terpencil, orang benar diteror, dan orang salah malah berkibrah. Akibatnya, banyak terjadi bencana, mulai virus (penyakit) sampai kepada tsunami, banjir Bandang, tanah longsor, gempa bumi. Dan sepanjang perjalanan umat manusia, belum ada yang mampu melawan kehendak Allah SWT, kendati pun negara-negara maju teknologi seperti Jepang atau Amerika Serikat belum mampu menggagalkan gempa bumi.

Penutup

Ujian diberikan Allah SWT, untuk mengetahui mana orang-orang yang benar beriman dan berpura-pura beriman. Oleh karena itu, jangan jadikan ujian melemahkan kita, tetapi sebaliknya ujian itu menguatkan kita sebab kita tidak mengetahu persis akan rahasia Allah SWT yang diberikan-Nya kepada kita dibalik semua ujian demi ujian tersebut. Selama roda kehidupan terus berputar, ujian dan cobaan tidak akan pernah luput dari kita datang silih berganti, yang terpenting buat kita dalam menyikapinya adalah introspeksi diri dan semakin mendekatkan diri kita kepada Allah SWT sebagaimana pesan Rasulullah SAW, sesungguhnya dibalik semua ujian Allah SWT adalah hikmanya, apabila memperoleh kesenangan bersyukurlah, dan apabila memperoleh kesusahan maka bersabarlah.

Sabar dalam artian mampu bertahan dalam keadaan yang sulit, namun bukan berarti menerimanya begitu saja tetapi bersabar untuk terus mencari solusi supaya terlepas dari --kesulitan-kesulitan tersebut. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari ujian-ujian yang diberikan Allah SWT dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada-Nya, amiin.

sudah dibaca oleh 52
09/10/2018 17:48:06
Berikan Komentar Kamu !
tuhan-mengizinkan-kita-disakiti,-agar-sampai-kapanpun-kita-tidak-sembarangan-menyakiti-siapapun
Tuhan Mengizinkan Kita Disakiti, Agar Sampai Kapanpun Kita Tidak Sembarangan Menyakiti Siapapun
kondisikanlah-hatimu-untuk-selalu-kuat-dan-tenang,-agar-sampai-kapanpun-kamu-tidak-ada-kesempatan-untuk-marah
Kondisikanlah Hatimu Untuk Selalu Kuat dan Tenang, Agar Sampai Kapanpun Kamu Tidak Ada Kesempatan Untuk Marah
jangan-takut-dan-jangan-marah,-karena-tuhan-tidak-akan-membiarkanmu-terus-saja-diperlakukan-buruk-olehnya
Jangan Takut dan Jangan Marah, Karena Tuhan Tidak Akan Membiarkanmu Terus Saja Diperlakukan Buruk Olehnya
tidak-apa-apa-mereka-selalu-membuat-hidupmu-tak-tenang.-tapi-kamu-harus-selalu-sadar-bahwa-tuhan-bersamamu
Tidak Apa-apa Mereka Selalu Membuat Hidupmu Tak Tenang. Tapi Kamu Harus Selalu Sadar Bahwa Tuhan Bersamamu
perbuatan-yang-paling-dicintai-tuhan-adalah-memberikan--kegembiraan-kepada-orang-lain-atau-menghapuskan-kesusahan-orang-lain
perbuatan yang paling dicintai Tuhan adalah memberikan kegembiraan kepada orang lain atau menghapuskan kesusahan orang lain
jika-ingin-ditolong-oleh-tuhan,-maka-tolonglah-saudaramu
Jika ingin ditolong oleh Tuhan, maka tolonglah saudaramu
selalu-berbuat-baik,-sebab-itulah-yang-akan-kembali-kepada-kita
Selalu berbuat baik, sebab itulah yang akan kembali kepada kita
barangkali-kau-yang-tak-pernah-mau-belajar-dan-enggan-mengakui-bahwa-sikapmu-memang-salah
barangkali kau yang tak pernah mau belajar dan enggan mengakui bahwa sikapmu memang salah
tuhan-memanglah-selalu-menjanjikan-pada-umatnya-suatu-hal-yang-terbaik,-namun-yang-terbaik-tidak-akan-bisa-di-tempuh-dengan-mudah
Tuhan memanglah selalu menjanjikan pada umatnya suatu hal yang terbaik, namun yang terbaik tidak akan bisa di tempuh dengan mudah
orang-yang-selalu-menilai-orang-jelek-dari-situlah-kita-dapat-memahami-bagaimana-kelakuan-dia-sebenarnya
Orang yang selalu menilai orang jelek dari situlah kita dapat memahami bagaimana kelakuan dia sebenarnya
kamu-mau-tau-seberapa-besar-aku-mencintaimu?-cobalah-hitung-pasir-yag-ada-di-tepi-pantai,-begitulah-cintaku
Kamu mau tau seberapa besar aku mencintaimu? Cobalah hitung pasir yang ada di tepi pantai, begitulah cintaku
selamat-malam,-aku-tak-pernah-berada-di-depanmu-atau-di-belakangmu,-namun-selalu-ada-di-sampingmu--
selamat malam, Aku tak pernah berada di depanmu atau di belakangmu, namun selalu ada di sampingmu
senin-berkah,-semoga-hari-ini-tuhan-memudahkan-semua-urusan-kita--
senin berkah, semoga hari ini Tuhan memudahkan semua urusan kita
jangan-sombong,-masih-banyak-orang-lain-yang-lebih-baik-darimu
jangan sombong, masih banyak orang lain yang lebih baik darimu
segala-yang-ada-di-dunia-pasti-punya-makna.-,-inilah-bahwa-kamu-dan-keberadaanmu-itu-berharga
Segala yang Ada Di Dunia Pasti Punya Makna , yakinlah Bahwa Kamu dan Keberadaanmu Itu Berharga
nilai-dari-seseorang-itu-ditentukan-dari-keberaniannya-memikul-tanggung-jawab
Nilai dari seseorang itu ditentukan dari keberaniannya memikul tanggung jawab
kebahagiaan-adalah-pengalaman-spiritual-dimana-setiap-menit-hidup-dilalui-dengan-cinta,-dan-rasa-syukur
Kebahagiaan adalah pengalaman spiritual dimana setiap menit hidup dilalui dengan cinta, dan rasa syukur
rabu-semangat,-percayalah-rezeki-kita-tidak-akan-tertukar-dengan-siapapun-walau-sedikit-sekalipun
Rabu semangat, Percayalah Rezeki Kita tidak akan tertukar dengan siapapun walau sedikit sekalipun
para-pemimpin-yang-baik-harus-terlebih-dulu-menjadi-pelayan-yang-baik
Para pemimpin yang baik harus terlebih dulu menjadi pelayan yang baik
selasa-berkah-dengan-silaturahmi,-memperluas-pikiran-dan-membuka-pintu-rezeki
Selasa berkah dengan silaturahmi, memperluas pikiran dan membuka pintu rezeki

herlinayusiva.com
2000+ Kata Kata Bijak Kehidupan dan Cinta
kumpulan kata kata bijak tentang kehidupan cinta motivasi yang menyejukan hati anda dan memberikan inspirasi hidup
Follow Us
Links